
Tim TMJ PNUP Sabet Juara 3 IT FAIR XIV Berkat SmartTrace, Inovasi Cerdas untuk Mengurangi Kerugian Pangan
Mahasiswa Teknik Multimedia dan Jaringan, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang kompetisi teknologi tingkat nasional.
Tim Pesan Coto 3 Ketupat dari Program Studi Teknologi Multimedia dan Jaringan (TMJ) berhasil meraih Juara 3 pada kategori Hackathon IT FAIR XIV yang mengusung tema “Code The Future: Smart Solutions with AI & Blockchain” di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Raihan ini menjadi semakin istimewa karena tim TMJ harus bersaing dengan 28 tim terbaik dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Posisi Juara 1 diraih Institut Teknologi Bandung (ITB), disusul Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) sebagai Juara 2. Kompetisi ini juga diikuti oleh tim unggulan dari BINUS, UNHAS, UC, UNDIP, dan GUNDAR, yang semakin menegaskan bahwa inovasi TMJ dapat bersaing di level nasional.
Tim yang beranggotakan Raffi Fadlika (TMJ ’23), Indana Fayza Jinan Ulya (TMJ ’24), dan Muh Syahrul Ramadhan (TMJ ’24) menghadirkan SmartTrace, sebuah sistem rantai pangan berbasis Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Blockchain.
SmartTrace dirancang untuk menanggulangi Food Loss and Waste (FLW), yang menyebabkan potensi kerugian hingga Rp551 triliun setiap tahun di Indonesia. Sistem ini mengintegrasikan sensor IoT untuk pemantauan suhu secara real-time, AI untuk memprediksi kualitas produk untuk menjamin keamanan serta keaslian data logistik. SmartTrace juga memungkinkan transparansi mutu produk dari hulu ke hilir melalui fitur pelacakan distribusi, pemantauan kualitas, dan verifikasi berbasis QR Code.
Dalam sesi final, tim menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap besarnya kerugian pangan di Indonesia.
“Kerugian Rp551 triliun bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan hak masyarakat untuk memperoleh pangan yang layak,” ujar mereka.
Ketua Program Studi TMJ PNUP, Nurul Khaerani Hamzidah, ST., MT., yang turut mendampingi tim, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini membuktikan kemampuan mahasiswa TMJ dalam menciptakan solusi digital yang relevan dan bermanfaat.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Tim Pesan Coto 3 Ketupat yang telah mengharumkan nama program studi dan institusi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa capaian ini merupakan bagian dari proses regenerasi di TMJ, dan program studi akan terus mendukung mahasiswa untuk berkarya dan berprestasi di tingkat nasional.
Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, SST., MT., Ph.D., juga memberikan apresiasi kepada tim. Ia menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut.
“Inovasi seperti SmartTrace menunjukkan kemampuan mahasiswa kita dalam merespons tantangan nyata melalui pendekatan teknologi yang solutif,” ungkapnya.
PNUP menyambut prestasi ini sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendorong lahirnya ekosistem akademik yang mendukung kreativitas, kerja sama, dan inovasi demi menghasilkan karya yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dan perkembangan teknologi nasional.
